Sabtu, 14 Desember 2019

Resiko pinjaman online wajib dipahami semua peminjam

Tentu saja fasilitas pinjaman online sangat membantu bagi sebagian orang karena memudahkan kita ketika hendak mengambil kredit. Namun anda harus mengetahui juga apa saja resiko melakukan pinjaman online, sebelum melakukan kredit





Hadirnya fintech sangat membantu ketika kita hendak melakukan pinjaman online, karena pada umumnya kita memerlukan waktu hingga 1 minggu agar kredit yang kita ajukan disetujui. Namun dengan adanya fintech ini, sekarang waktu yang dibutuhkan untuk mengajukan kredit dapat disetujui hanya dalam beberapa jam saja.

Resiko pinjaman online yang wajib dipahami semua peminjam
Tentu saja pinjaman online membuat sebagian orang tergiur, namun ada baiknya anda mengetahui beberapa resiko melakukan pinjaman online, sebelum memutuskan untuk meminjam. Karena melakukan pinjaman online bisa lebih beresiko ketimbang pinjaman offline.


Plafond pinjaman kecil
Rata – rata kita hanya bisa melakukan pinjaman dibawah Rp.5 juta sekali peminjaman, bahkan untuk beberapa pinjaman online hanya memberikan plafond sebesar Rp.1 juta saja. Agar anda dapat mengajukan pinjaman yang lebih besar, anda harus melakukan beberapakali pinjaman online maka dengan begitu anda bisa mengajukan kenaikan plafond

Bunga Tinggi
Bunga untuk melakukan peminjaman online rata – rata sangatlah tinggi ketimbang anda mengajukan pinjaman langsung ke bank, hal ini karena memang belum ada aturan maksimal pemberian bunga kepada peminjam. Sehingga besarnya bunga pinjaman tergantung dimana anda melakukan pinjaman online.


Data pribadi
Untuk mengajukan sebuah pinjaman online tentu saja mengharuskan anda mengisi sebuah form yang berisikan data pribadi anda, lantas mengirimkannya kepada perusahaan yang menerima pinjaman online.




Seperti namanya, data ini memang sebuah data pribadi anda, yang mana kerahasiaannya harus dijaga, namun dengan melakukan pinjaman online maka data pribadi anda secara otomatis akan masuk kedatabase si perusahaan penyedia pinjaman online.

Tunggakan
Setiap kali anda melakukan pinjaman tentu saja akan didatangi oleh orang – orang dari perusahaan anda meminjam uang ketiga tagihan anda menunggak. Bagi sebagian orang mungkin berpikiran namanya pinjaman online pasti apabila telat bayar akan diingatkan melalui sms ataupun telpon saja, namun pada kenyataan apabila anda menunggak pinjaman orang, maka sama seperti pinjaman biasa, anda akan didatangi oleh orang – orang dari perusahaan penyedia pinjaman online.


Biaya administrasi penagihan
Untuk anda yang menunggak pemabayaran pinjaman online maka selain didatangi orang – orang dari perusahaan anda juga akan dikenakan biaya administrasi atas keterlambatan pembayaran.

Kebanyakan situs penyedia pinjaman online tidak menyebutkan adanya biaya administrasik ketika anda melakukan tunggakan, namun pada prakteknya anda akan dikenakan biaya yang lumayan besar, mengingat untuk melakukan penagihan membutuhkan orang akan mengunjungi rumah si peminjam.

Pinjaman online belum terdaftar di OJK
OJK sendiri merupakan Otoritas Jasa keuangan, yang mana setiap penyedia pinjaman baik offline maupun online harus mendaftarkan perusahaan mereka terlebih dahulu. Namun dalam prakteknya tidak sedikit penyedia jasa pinjaman online yang belum mendaftarkan perusahaan mereka ke OJK, sehingga penyedia pinjaman online tersebut berstatus ilegal

Anda harus pintar – pintar memilih mana penyedia pinjaman online yang sudah legal, karena melakukan pinjaman kepada perusahaan ilegal sangatlah berbahaya. Untuk melihat status perusahaan penyedia pinjaman online anda bisa dengan mengunjungi situs resmi ojk.go.id, disitu sudah ada daftar lengkap mana saja perusahaan penyedia jasa pinjaman yang legal








Artikel Terkait

Load comments